Jumat, 31 Oktober 2008

Ada kucing baru di rumah ku

Minggu 26 Oktober 2008, Rumah ku ke datangan penghuni baru, kucing Male Angora mix Domestic bernama Abang, dinamakan Abang karena dia anak kucing paling tua dari kucing-kucingnya kakak ku, salah satu adiknya si Abang adalah kucing ku yang bernama Sisuka yang telah di hibahkan pada ku, mirip bangetkan dengan Sisuka?... tapi sayangnya si Abang tidak di hibahkan kepada ku, ia hanya di titipkan sementara untuk di kawinkan dengan Bella, yang aku suka dari abang matanya itu lho odd eye, keren banget!...
Btw... beberapa hari ini si Abang dititipkan sementara di rumah karena si Bella rewel banget minta kawin, sebenarnya aku dah
coba si Bella di kawinin sama Asyam tapi Asyamnya belum bisa karena dia Oon belum ngerti apa-apa untuk memuaskan si Bella, yang ada cuma bulunya Bella yang rontok karena punggungnya di cengram si Asyam, makannya aku minta kakak ku menitipkan si Abang untuk di kawinkan dengan Bella, tapi sayangya kehadiran si Abang tidak ada pengaruhnya karena dia tidak berminat sama sekali dengan si Bella, yang aku bingung si Abang Manjanyaaaaaaa minta ampun, dan dia maunya selalu di elus dan perhatikan, mungkin karena dia selalu di manjakan sekali sama kakak ku maka jadinya seperti itu.
Senang sih ada kucing baru, udah gitu manja dan selalu minta di perhatikan, walaupun sementara tapi semakin ramai rumah ku, saat ini aku sedang mencoba menyatukan dia dengan si Asyam, Asyam memang agak sedikit rewel jika ada kucing baru di rumah, terutama kucing cowok, so far ga ada masalah sih, engga lama lagi mereka pasti main bareng, ayo anak-anak ku kalian main kejar-kejaran lagi!...

Selasa, 28 Oktober 2008

TiPs Ngerawat si anak Kucing (Kitten)


Merawat anak kucing memang perlu kesabaran dan perhatian yang extra hal ini dikarenakan anak kucing masih sangat sensitif dengan lingkungan luar.
ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam perawatan :
1. untuk 2 hari pertama pasca kelahiran Pada saat kitten berumur 2 hari, para pemilik harus benar - benar waspada terhadap kondisi kitten, hal ini dikarenakan zat antibodi pada anak kucing belum maksimal. Bisa dikatakan saat-saat ini adalah saat-saat yang kritis bagi anak kucing. Usahakan sang induk dapat menyusui anaknya, hal ini dikarenakan kitten sangat membutuhkan kolostrum (zat antibodi) yang terdapat dalam susu induknya. Jika sang induk belum mampu menyusui maka hendaknya pemilik memberikan susu kucing replacement (bisa dibeli di petshop, tapi ingat yang mengandung kolostrum!!). Berikan susu replacementnya setiap 2 jam sekali.
2. Kitten Berumur 1 - 3 minggu Pada saat berumur 1 minggu tali pusar kitten sudah mulai lepas sehingga kitten sudah jarang "menangis" pastikan besar dan berat tubuhnya mengalami perubahan yang signifikan. Pada umur ini mata anak kucing dan telinga mulai terbuka sedikit. Pada umur ini anak kucing bisa dikatakan sudah melewati masa kritis. Bagi pemilik jangan beri apapun pada anak kucing, jikalau induk sudah mampu mengurus bayinya sendiri, hal ini dilakukan agar induk kucing bisa menggunakan insting nya dalam merawat anaknya.
3. Kitten berumur 1 bulanPada saat berumur 1 bulan Kitten bisa dikatakan "SELAMAT" dan bisa bertahan sampai dewasa, pada saat ini kitten sudah dapat berjalan dan berlari, bahkan sudah mulai bisa diajak bermain, rangsanglah gerak kitten dengan mengajaknya bermain. ajarkan kitten untuk buang hajat pada tempat yang seharusnya.
4. Kitten berumur 2 bulan Pada umur ini berikan makanan kucing merk IAMs atau Science diet>.Pada saat ini kucing masih butuh banyak nutrisi untuk masa pertumbuhan.Faktor makanan sangat mempengaruhi bentuk tubuh dan bulu kucing. berikan vitamin bila perlu

Senin, 20 Oktober 2008

Toxoplasma dan Virus mengerikan!...

Selasa kemarin tepatnya 13 Oktober 2008 saya chatting sama Kiki Kemas sahabat lama saya sewaktu kuliah dulu, saya masih ingat kata2 Kiki tentang Toxoplasma setelah melihat Blog saya yang isinya 100% tentang kucing, Kiki menasihati saya karena temannya ada yang terkena penyakit Toxoplasma yang menyebabkan janin terinfeksi virus berbahaya hingga tidak bisa hamil bahkan ada yang membuat bayinya menjadi cacat. Kekhawatiran Kiki sebenarnya juga di rasakan oleh keluarga besar ku dan mereka semuannya menanyakan hal yang sama, tidak takut Toxoplasma?...
Kekhawatiran teman dekat dan keluarga ku memang sudah diperkirakan sebelumnya, terutama jika menanyakan soal kehamilan istri ku dan bersambung ke pembicaraan kucing peliharaan ku, tapi akhirnya mereka semua langsung mengerti setelah aku beberkan secara detil tentang kucing dan Toxoplasma yang aku baca infonya di kucing kita.com, terkadang jika ada yang berdebat tentang keburukan kucing tentang Yoxo akupun akan menjelaskan dengan tegas kalau "Kucing peliharaan ku tidak akan mungkin terkena Toxoplasma karena kualitas makanan minumanya yang terjaga dan tidak pernah di beri makanan daging mentah yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit Toxoplasma, kebersihan dan kesehatan kucing kita juga harus diperhatikan, dan aku paling anti melepas kucing peliharaan ku untuk keluar rumah, karena dari luar sanalah penyakit itu berasal" yang harus di ingat manusia dapat terkena Toxoplasma bukan hanya dari kucing yang tidak sehat, manusia yang tidak memiliki kucingpun dapat terkena Toxoplasma karena mengkonsumsi sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna atau tidak matang.

Tanya Jawab Seputar Toxoplasma


Apakah Toxoplasma dan Toxoplasmosis itu ? Toxoplasma atau Toxoplasma gondii adalah sejenis hewan bersel satu yang sering juga disebut protozoa. Toxoplasma merupakan parasit yang dapat menginfeksi hewan dan manusia. Toxoplasmosis adalah nama penyakit pada hewan dan manusia yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii.
Mengapa Toxoplasma gondii sering disebut virus ? Toxoplasmosis terkenal sebagai salah satu penyakit yang harus diwaspadai pada ibu-ibu atau calon ibu yang hendak mengandung anaknya (hamil). Penyakit lainnya adalah Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Semua penyakit ini sering disingkat menjadi TORCH (Toxoplasma,Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes). Ketiga penyakit terakhir disebabkan oleh virus, sehingga orang sering salah pengertian dan menganggap toxoplasma adalah virus.
Siapa saja yang dapat terinfeksi toxoplasma ? Semua orang dapat terinfeksi toxoplasma. Laki-laki dan perempuan baik muda ataupun tua dapat terinfeksi toxoplasma.

Hewan apa saja yang dapat terinfeksi toxoplasma ? Hampir semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi toxoplasma. Hewan yang sering berada disekitar manusia & kucing seperti sapi, kuda, tikus, domba, anjing, ayam, burung, babi dll juga dapat terinfeksi toxoplasma. Satwa liar seperti musang, harimau, anjing hutan, dll juga dapat terinfeksi toxoplasma.

Mengapa kucing dianggap sebagai sumber utama penularan toxoplasma ? Sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toxoplasma kepada manusia. Toxoplasma berkembang biak mengikuti suatu siklus hidup (seperti siklus hidup pada kupu-kupu). Toxoplasma dapat berkembang dengan cara membelah diri (non seksual) dan seksual (makro gamet dan mikro gamet). Pada hewan-hewan selain kucing toxoplasma berkembang biak dengan cara non seksual. Kucing adalah inang definitif toxoplasma. Dalam tubuh kucing, toxoplasma dapat berkembang biak dengan cara seksual dan non seksual.

Bagaimana cara penularan toxoplasma ? Kucing yang terinfeksi toxoplasma hanya menyebarkan ookista dalam jangka waktu tertentu, yaitu sekitar 10 hari sejak terinfeksi. Setelah 10 hari jumlah ookista yang disebarkan biasanya sangat sedikit dan mempunyai resiko penularan yang sangat kecil. Penyebaran ookista ini biasanya terjadi pada kucing muda. Penyebaran ookista biasanya tidak terjadi pada kucing dewasa karena sistem kekebalan tubuh mereka lebih baik dan relatif dapat mengendalikan sendiri infeksi toxoplasma tersebut.

Manusia atau hewan dapat tertular bila menelan kista atau ookista toxoplasma. Kista atau ookista ini bersifat seperti “telur”. Telur yang tertelan tersebut akan menetas dan berkembang di dalam tubuh hewan atau manusia.
Kista tersebut dapat hidup dalam otot (daging) manusia dan berbagai hewan lainnya. Penularan juga dapat terjadi bila hewan atau manusia tersebut memakan daging mentah atau daging setengah matang yang mengandung kista toxoplasma.
Kista toxoplasma juga dapat hidup di tanah dalam jangka waktu tertentu. Dari tanah ini toxoplasma dapat menyebar melalui hewan, tumbuh-tumbuhan atau sayuran yang kontak dengan kista tersebut.

Mengapa orang yang tidak memelihara kucing bisa terinfeksi toxoplasma ? Toxoplasma terdapat diseluruh dunia secara meluas. Kucing bukanlah sumber utama penularan toxoplasma. Yang pasti orang tersebut pernah menelan kista toxoplasma yang masih hidup. Kista bisa berada pada sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna.

Benarkah toxoplasma menular melalui liur dan bulu kucing ? Tidak. Bentuk menular dari toxoplasma adalah bradizoit dan kista, kista hanya dikeluarkan oleh kucing yang positif terinfeksi melalui kotorannya (feces). Selama bulu dan liur kucing tidak mengandung kista kita tidak akan tertular toxoplasma bila membelai bulu kucing. Bahkan bila pada bulu kucing terdapat kista, dan pindah ke tangan kita pada saat membelai bulunya, penularan masih bisa dicegah dengan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.

Bagaimana gejala manusia yang terinfeksi toxoplasma ? Sebagian besar manusia yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sama sekali (subklinis). Meskipun jarang terjadi, pada infeksi yang akut dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar pertahanan (limfoglandula) yang terdapat disekitar leher, ketiak, dll.
Apa akibat toxoplasma pada hewan? Sebagian besar infeksi toxoplasma pada hewan bersifat sub klinis (ringan dan tidak menunjukkan gejala sama sekali). Pada infeksi yang parah dapat menyebabkan diare dan cacat pada fetus kucing atau hewan lainnya

Bagaimana akibat toxoplasma pada manusia? Pada pria, infeksi akut toxoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Bila berlangsung terus menerus dapat menyebabkan kemandulan. Toxoplasma dan menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut menjadi mandul, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur.

Seperti pada pria, infeksi toxoplasma yang berlangsung terus menerus dapat menginfeksi saluran telur wanita. Bila saluran ini menyempit atau tertutup, sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma.
Yang paling berbahaya adalah akibat toxoplasma terhadap Janin/fetus. Kista toxoplasma bisa berada di otak janin menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan syaraf seperti gangguan syaraf mata (buta, dll). Akibat lainnya adalah janin dengan ukuran kepala yang besar dan berisi cairan (hidrocephalus).Banyak penyebab hidrocephalus, salah satunya adalah toxoplasma.

(drh. Neno Waluyo S, 2007). from kucingkita.com

Jumat, 17 Oktober 2008

GILAAAA!... Festival Tahunan Makan Kucing di Peru

Gilaaaaaaaaaaaa gw sampai sekarang ga abis pikir kenapa ada manusia yang suka makan kucing?...
mereka memakan kucing dengan alasan untuk meningkatkan kesuburan, penyakit pernafasan?...
ga ada obat lain apa untuk menyembuhkan-nya?... gw benar-benar mengutuk perbuatan keji terhadap binatang paling lucu dan manja yang pernah gue pelihara, banyak juga kelompok pembela hak-hak hewan yang menentang perbuatan tersebut, berikut beritannya :

Festival Tahunan Makan Kucing di Peru
Apakah daging kucing sehat dan lezat bagi anda? Sebuah festival budaya di Peru menyulut kemarahan dari kelompok pembela hak-hak hewan. Festival tersebut merayakan kucing sebagai makanan yang lezat dan bergizi serta kelebihan daging kucing yang berfungsi sebagai afrodisiak (meningkatkan kesuburan). Festival kucing tersebut berlangsung setiap tahun selama dua hari. Diadakan di dekat Lima, ibu kota negara Peru. Pada festival tersebut penduduk lokal mengkonsumsi kucing yang digoreng, termasuk juga kaki dan ekornya.

Harian Inggris menyebutkan, penduduk lokal tersebut mempercayai daging kucing dapat menyembuhkan penyakit infeksi bronkus (penyakit pernafasan). Seorang nenek berusia 63 tahun dengan 17 anak dan 70 cucu, menerangkan kepada stasiun TV dari Spanyol, bahwa kesuburannya tetap terjaga karena mengkonsumsi daging kucing.

Festival yang diadakan di akhir september ini dikecam masyarakat yang pemerhati hewan. Seorang Juru bicara PETA (People for Ethical Treatment of Animals) berpendapat, Tindakan warga Peru yang mengkonsumsi daging kucing karena dipercaya dagingya dapat menyembuhkan bronkhitis tersebut, sama anehnya dengan penduduk Asia yang mengkonsumsi otak monyet untuk menyembuhkan impotensi.

kalau mau liat videonya disini :
Peringatan klo ga kuat melihatnya jangan di klick!... di sini kucing di cincang dan di bakar untuk di konsumsi
http://karodalnet.blogspot.com/2008/10/festival-tahunan-makan-kucing-di-peru.html

Senin, 13 Oktober 2008

Raas Kucing Asli Indonesia

Tidak semua orang Indonesia menyadari bahwa negaranya adalah salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Padahal beberapa spesies flora dan fauna baru banyak ditemukan di negara kita. Begitu pula kucing, sifat geografi negara kepulauan menyebabkan ada sekumpulan kucing yang berkembangbiak di sebuah pulau kecil. Perkembangbiakan tersebut berlangsung terus menerus dan kemurnian genetiknya secara alami tanpa campuran gen dari kucing-kucing lain. Siapa sih yang tidak bangga kalau negara kita ini punya ras kucing asli Indonesia yang diakui "perkucingan" tingkat dunia ?.Yang pasti, negara tercinta ini mempunyai satu ras kucing asli. Bukan ras "kampung" yang sering berkeliaran di pasar-pasar. Bukan juga ras Javanese atau balinese yang menggunakan nama pulau di negara kita.

Ras kucing asli Indonesia ini, hidup dan berkembang biak di Madura.Seperti halnya ras anjing Kintamani yang awalnya hanya berkembangbiak di pulau Bali, kucing madura juga berkembang biak di sebuah pulau kecil bernama Raas yang terletak di sebelah timur pulau Madura.Kucing Raas ini mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai leopard. Saat ini telah diketahui dua warna yang sering terdapat pada kucing raas, yaitu : buso dan kecubung. Buso adalah bahasa setempat untuk warna abu-abu (blue) seperti yang terdapat pada ras rusian blue atau british shorthair. Sedangkan kecubung adalah istilah setempat yang diberikan bagi kucing yang berwarna coklat.Informasi mengenai keberadaan kucing Raas telah menarik perhatian dua klub penggemar kucing yang ada di Indonesia. Masing-masing klub ini menginginkan agar kelestarian kucing tersebut tetap terjaga dan menjadikan kucing Raas sebagai ras kucing yang diakui masyarakat perkucingan dunia.

Cita-cita ini memerlukan perjuangan yang sangat berat dan memerlukan waktu bertahun-tahun. Diperlukan program pengembangbiakan kucing yang ketat dan terencana untuk menghilangkan atau meminimalkan cacat genetik sekaligus menstabilkan sifat-sifat genetik yang merupakan ciri khas.Adat istiadat dan kepercayaan setempat mendukung kemurnian ras kucing ini. Kucing ini ternyata merupakan komoditi penting bagi pejabat maupun pemuka di daerah, karena mempunyai arti dan nilai khusus.

Perkembangbiakannya hanya terjadi di pulau Raas dan sangat dilindungi oleh penduduk setempat. Hanya kucing jantan yang telah dikebiri yang diizinkan untuk dibawa keluar pulau. Kelahiran anak kucing warna abu-abu selalu dinantikan untuk diberikan sebagai hadiah kepada orang-orang tertentu ataupun penyayang kucing karena memang sangat diminati. Dengan adanya perlakuan khusus dari penduduk setempat dalam hal penyebarannya keluar pulau Raas, kemungkinan besar tidak akan terjadi perkembangbiakannya atau persilangan dengan kucing lain ditempat yang baru. Tetapi perkembanganbiakan yang terjadi di pulau Raas itu sendiri belum dapat dipastikan, karena diduga terjadi secara alami tanpa adanya pengawasan atau perlakuan khusus dalam pembiakannya.

Sumber : Cat Fancy Indonesia



Kamis, 09 Oktober 2008

KUCING MUNCHKIN DI INDONESIA


Jumat Tanggal Sep 26, 2008 gw buka kucing kita.com dan membaca forum tentang kucing Munchkin di Indonesia, Apa benar kucing Munchkin sekarang sudah ada di Indonesia?... pengirimnya catnip dan benar ternyata temennya di Surabaya breeder, dan merencanakan untuk mulai ternak munchkin di indonesia, jujur membaca berita ini gw merasa senang bercampur penasaran seperti apa ya rasanya memiliki kucing berkaki pendek ini?... hehehe :) yang pasti untuk breeder Munchkin di Indonesia semoga sukses!... dan nanti klo dah beranak harganya jangan mahal2 ya.

MUNCHKIN


Sejarah
Banyak catatan sejarah yang menunjukkan kucing dengan kaki pendek. Salah satunya pada tahun 1944, seorang dokter hewan bernama H.E. Williams mendeskripsikan empat generasi kucing dengan kaki pendek yang hidup liar di Inggris. Kucing-kucing tersebut hidup dengan sehat dan bergerak seperti musang. Sayangnya kucing-kucing ini menghilang pada perang dunia ke-II. Sekitar tahun 1953 Max Von Egon Thiel, seorang berkebangsaan Jerman, melaporkan melihat seekor kucing berkaki pendek di Stalingrad. Kemudian selama bertahun-tahun tidak terdengar lagi perkembangan kucing-kucing berkaki pendek. Baru pada tahun 1983 terjadi perkembangan munchkin yang signifikan.Pada tahun 1983, seorang guru musik dari Louisiana yang bernama Sandra Hochenedel, menemukan dua ekor kucing yang terjebak di bawah truk karena dikejar anjing. Kedua kucing tersebut sedang dalam keadaan hamil/bunting. Seekor kucing berwarna abu-abu sedang yang lainnya berwarna hitam. Kedua kucing tersebut diberi nama Blueberry dan Blackberry. Kedua kaki kucing tersebut berukuran pendek, tidak seperti kucing normal.
Beberapa anak Blackberry juga mempunyai kaki pendek seperti induknya. Salah satu anak tersebut dikirimkan ke seorang teman sandra bernama Kay LaFrance. Kemudian kucing tersebut diberi nama Toulouse. Kay kemudian mengembangbiakkan toulouse dan menghasilkan banyak kucing berkaki pendek.Kucing Munchkin yang terdaftar dewasa ini sebagian besar merupakan keturunan Blackberry dan Toulouse. Baru-baru ini munchkin mendapatkan status sebagai satu ras kucing baru dari TICA. Meskupun statusnya masih baru, kucing-kucing munchkin telah ada selama beberapa dekade. Istilah munchkin sendiri muncul ketika film Wizard of Oz sedang mencapai puncak popularitas. Dalam film tersebut terdapat para kurcaci/orang kerdil yang disebut munchkin. Sejak saat itulah istilah ini mulai melekat pada kucing berkaki pendek.

Karakteristik Munchkin
Kaki pendek pada ras ini berhubungan dengan mutasi genetik , bukan karena manipulasi yang dilakukan oleh manusia. Gen yang menyebabkan kaki pendek pada kucing Munchkin sama dengan gen yang menyebabkan kaki pendek pada anjing ras Daschund (teckel) dan Welsh Corgi. Tidak seperti kedua ras anjing tersebut, munchkin tidak pernah mengalami gangguan pada tulang punggung yang berhubungan dengan anatomi tubuhnya yang pendek tersebut.Kucing-kucing munchkin sangat bervariasi, bisa berbulu panjang atau pendek. Munchkin banyak dikawinkan dengan kucing dari ras lain, sehingga anaknya sangat bervariasi. Saat ini belum ada standar khusus yang mendeskripsikan ras ini. Tantangan bagi para breeder agar dapat menghasilkan munchkin dengan sifat-sifat genetik yang konsisten.
Karena ras ini masih dalam tahap pengembangan, ciri utama/standar agar seekor kucing termasuk munchkin adalah kakinya pendek.
Seorang ahli genetik dari TICA (The International Cat Assosiation) yang bernama Dr. Solveig Pflueger, menyatakan bahwa kaki pendek pada munchkin disebabkan mutasi gen autosom dominant. Selama 7 tahun penelitian, ia tidak menemupakn gangguan tulang pada anak kucing yang dapat menyebabkan cacat atau kematian.


TemperamenMunchkin : sangat suka bermain dan mengejar mainan. Salah satu hal yang menyebabkan munchkin disukai adalah cara duduk pada kaki belakang dengan posisi yang mirip kelinci. Seperti kebanyakan kucing-kucing lain, munchkin juga mudah beradaptasi dengan manusia atau hewan lain.

Rabu, 08 Oktober 2008

Scottish Fold


Unik dan manja. Kesan itu muncul saat Trubus melihat Scottish Fold di Patumthani, Thailand, pada awal 2007. Tubuhnya tampak gempal. Yang menarik kupingnya mungil sehingga mirip burung hantu. 'Suaranya nyaris tak terdengar saat merayu utk mengajak bermain, ujar Pay, kolektor di sana.
Di penghujung 2006, selembar foto scottish dari kolega diAmerika Serikat mendorong Pay membeli kucing asal Skotlandia itu. Kucing itu manja dan senang digendong, ujar Pay, putra sulung Anant Kulchaiwatna, pemilik nurseri adenium di Thailand.
Selain manja, kuping mungil scottish disukai Pay. 'Berbeda dengan jenis bulu pendek lain. Kupingnya seperti kuping burung hantu,' tambah Pay. Demikian pula wajah dan bola mata yang bulat membuatnya tambah mirip dengan binatang kesayangan bintang fiksi Harry Potter itu.
Sosok bak burung hantu akan terlihat menginjak umur 4 bulan. Kurang dari umur itu kupingnya normal, lurus. Namun, tidak 100% anak scottish akan bertelinga mungil. Berdasarkan penelitian Konsulat Perkumpulan Pencinta Kucing di Inggris, dari 76 anak sebanyak 42 ekor didapati berdarah murni scottish fold. Sisanya bertelinga lurus seperti british shorthair.
Menurut Rita Rustiani scottish bakal menjadi incaran hobiis tanahair. 'Kucing unik itu pasti disukai di sini. Apalagi ia berbulu pendek,' ujar pemilik Kitada Cattery di Bandung itu. Beralasan, sejak pertengahan 2007, kucing bulu pendek naik daun.
Itu lantaran perawatannya mudah daripada jenis bulu panjang. Harga seekor scottish dewasa lumayan mahal. Di sebuah cattery di Amerika Serikat nilainya mencapai Rp10-juta-Rp20-juta/ekor.

Sumber :
http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&artid=1123

Berita lain : http://www.pictures-of-cats.org/scottish-fold.html

Selasa, 07 Oktober 2008

asyam minta kawin

Duh pusing banget neh, si asyam minta kawin tiap hari dia mengeong terus. sedangkan sisuka ga siap buat di kawin, trus bella juga masih dalam masa penyembuhan n ga niat kawin dulu. Kasian asyam!!!! Kemarin dia sempet 'nyegrap' sizuka tapi dasar sizuka masih ga ngerti dia malah balik badan n ngajak becanda.

kalo aku kasih kawin diluar takutnya nanti nambah kucing-kucing liar terlantar, lagian engga sehat jg membiarkan dia berkeliaran diluar.

Ada yang nyaranin di steril aja, jujur aku ga setuju kalo untuk disteril, aku ga tega!! Kita aja manusia ga mau kan disteril n ga punya hasrat lagi, aku ga mau dia kesiksa n kehilangan gairah karena steril!...

Mungkin aku cari jodohnya aja kali ya!!! Ada yang bersedia besanan ma aku???


Thanks Kucing kita.com, ini Forumnya :

Senin, 06 Oktober 2008

Peluang Bisnis Baru: Beternak Kucing "Maine Coon"

Bisnis - Bila Anda mau berwiraswasta namun punya modal pas-pasan sekitar Rp20 juta, bidang bisnis apa yang kira-kira punya prospek cerah untuk digeluti? Mungkin ini salah satu alternatif terbaik: beternak kucing ras jenis Maine Coon.
Ajang kontes kucing (Cat Festival) yang diselenggarakan di Depok Town Square (Detos), Kota Depok, Bogor, Jabar, Minggu (12/8) mungkin bisa jadi indikator betapa minat masyarakat penggemar kucing ras kini tengah bergeser, dari kucing Persia ke jenis Maine Coon.Kendati hampir 90 persen peserta kontes kucing tersebut terdiri atas kucing ras Persia, namun ternyata ras Maine Coon juga mendapat perhatian besar dari para penggemar kucing ras, terbukti beberapa stan cattery (peternak kucing bersertifikat dan anggota resmi asosiasi penyayang kucing) yang menampilkan kucing berpostur besar ini dikerubungi para peminatnya.
"Investasi untuk bisnis kucing Maine Coon ini bagus kok prospeknya. Breeder spesialis Maine Coon masih sedikit sekali di Indonesia, sementara peminatnya makin hari makin banyak," kata Cacang Effendi, pemilik Candra Cattery, di sela-sela kontes kucing itu. Dikatakan bahwa berbeda dengan pasar penggemar kucing Persia yang sangat besar di Indonesia, pasar kucing Maine Coon sedang tumbuh. Anak kucing Maine Coon usia 3-4 bulan dijual Rp8-10 juta.
Dengan harga jual sebesar itu bisa ditebak, pasarnya adalah kalangan menengah ke atas, serta kelompok pekerja profesional berpenghasilan dan berpendidikan tinggi. Memiliki kucing Maine Coon bahkan juga bisa dianggap menunjukkan derajat prestise pemiliknya yang tinggi.Kendati pasarnya mulai membesar dan jumlah peminatnya bertambah, namun peternak kucing berbulu tebal berwajah mirip harimau dengan bulu berbentuk surai di bagian dada ini ternyata masih sedikit sekali di Indonesia.
Cacang Effendi bahkan mengklaim bahwa dialah satu-satunya importir kucing ras jenis ini di Indonesia. "Karena itu, saya tahu jumlah breeder (peternak.red)-nya memang masih sedikit di Indonesia, sebab mereka membeli dari saya," kata Cacang. Perihal larisnya dagangan kucing jenis Maine Coon, dibuktikan Cacang dengan menunjukkan album foto-foto anakan (istilah untuk anak kucing berusia di bawah empat bulan) kucing Maine Coon. Ditunjukkan bahwa dari delapan ekor anakan Maine Coon miliknya, empat ekor telah dipesan oleh para pembeli dari Malaysia.
Sementara itu, Suyanto Alimprabowo, pemilik "Linda Cattery" pada kesempatan yang sama mengatakan mengenai cerahnya prospek bisnis kucing ras jenis Maine Coon. Pada awalnya ia membeli kucing betina Maine Coon dari "Candra Cattery" milik Cacang karena tertarik dengan keunikannya. Lama-kelamaan, karena banyaknya permintaan anakan kucing, Suyanto pun lalu membeli pejantan impor, juga dari Cacang, seharga Rp40 juta dan mendirikan "Linda Cattery". Berapa harga yang dipatok oleh para penjual kucing Maine Coon ini? Ternyata baik Suyanto maupun Cacang mematok harga yang sama, untuk anakan kucing betina seharga Rp8 juta, sementara anakan kucing jantan seharga Rp10 juta. Kucing jantan Maine Coon dihargai lebih mahal karena pada usia dua tahun panjang badannya rata-rata mencapai satu meter, dari kepala hingga ekor. Sementara yang betina rata-rata mencapai 80 centimeter. Bandingkan dengan kucing domestik (kucing kampung) yang rata-rata panjang badannya cuma 40-50 centimeter, sementara ras Persia antara 50-60 cm.
Biaya Investasi Menurut informasi dari situs http://kucingkita.blogspot.com, Maine Coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah, berasal dari negara bagian Maine, AS. Berbagai mitos dan legenda menyelubungi cerita mengenai asal-muasal ras kucing ini, seperti halnya mitos bahwa Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan raccoon (hewan mirip tupai). Mitos ini muncul karena bentuk dan warna ekor kucing Maine Coon banyak yang menyerupai ekor racoon. Karena itu, nama racoon juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini, Maine - berasal dari nama negara bagian di AS dan coon - kependekan dari racoon.Kebanyakan pembiak kucing berpendapat ras ini dihasilkan dari perkawinan kucing domestik Amerika dengan kucing-kucing berbulu panjang dari negara lain. Dua ras kucing yang diduga menjadi nenek moyang Maine Coon adalah kucing "Angora" (diduga dibawa dari Turki oleh para pedagang Inggris) dan kucing jenis "Norwegian Forest Cat" (dibawa ke Amerika oleh bangsa Viking).
Maine Coon mempunyai badan tinggi, berotot dan bertulang besar. Kucing jantan dewasa biasanya mempunyai berat badan 6- 9 Kg dengan panjang badan satu meter, sedangkan betina biasanya lebih kecil dengan berat badan 4-6 kg. Dengan tambahan bulu musim dingin yang bisa mencapai panjang 7 cm, Maine Coon terlihat sangat besar. Kucing Maine Coon terbesar yang pernah tercatat mempunyai panjang badan (dari kepala sampai ekor) 121 cm.Ciri utama fisik Maine Coon terdapat di kepala, bentuk badan, tekstur bulu dan bulu di sekitar leher yang menyerupai surai singa. Badan besar, panjang hampir berbentuk segi empat, pertulangan dan perototan kuat. Kepala berukuran sedang dan lebar, dahi sedikit melengkung, tulang pipi menonjol dengan perototan yang jelas. Hidung lebar dan sedikit melengkung pada bagian ujung dengan dagu yang tajam.
Apa kelebihan kucing Maine Coon dibanding kucing Persia, terkait masalah pemeliharaan? "Kucing Maine Coon daya tahan tubuhnya lebih kuat dibanding kucing Persia. Hidungnya mancung jadi jarang pilek, tidak seperti ras Persia yang pesek sehingga rawan pilek. Maine Coon juga jauh lebih jinak dibanding Persia," kata Cacang.Berapa biaya investasi yang dibutuhkan jika kita berminat serius untuk mengembangbiakkan kucing Maine Coon? Ratna, seorang peternak kucing ras di Kelapa Gading, Jakarta, menjelaskan bahwa umumnya komponen biaya terbesar berasal dari harga pembelian kucing dan pakannya. Untuk tempat, bisa digunakan di halaman rumah atau belakang rumah tidak jadi masalah , asalkan ada atap, terlindung dari panas dan hujan. "Kemudian kita harus membeli kandang kucing kelas standar antara Rp400-500 ribu per kandang. Untuk kucingnya sendiri, kita dapat membeli seekor anakan betina Maine Coon (usia 3-4 bulan) seharga Rp8 juta," katanya. Setelah kucing berusia sekitar setahun, kucing betina tersebut dapat dikawinkan dengan kucing jantan ras yang sama (Maine Coon), dengan biaya jasa pemacakan (untuk mengawinkan) di cattery yang menjual jasa tersebut, antara Rp1-1,5 juta. Biaya pakan kucing, untuk kelas menengah, harganya sekitar Rp100-150 ribu sebanyak satu kantong (1,5 kilogram). Dengan asumsi standar satu kucing usia empat bulan ke atas mendapat makanan dua hingga tiga kali sehari sebanyak satu genggam pakan kering, maka pakan ini cukup untuk jangka waktu selama 10 hari. Hal itu berarti selama sebulan untuk satu kucing diperlukan anggaran pakan sebesar Rp150 ribu X 3 = Rp450 ribu per bulan.
Jika diasumsikan kita membeli kucing anakan betina usia empat bulan, maka diperlukan waktu delapan bulan sebelum dapat dikawinkan, dua bulan untuk mengandung, serta empat bulan lagi untuk membesarkan anaknya sebelum siap dijual. Jadi total diperlukan 14 bulan bagi induk kucing sebelum anaknya siap dijual. Biaya pakan bagi seekor induk berarti Rp450 ribu X 14 = Rp6,3 juta.Kucing mengandung anaknya sekitar dua bulan, dan mampu melahirkan hingga empat anak sekaligus. Dari empat anak kucing ini, terdapat risiko satu anak mati karena sakit, sehingga tersisa tiga anak kucing. Sebelum siap dijual, tiga anak kucing tersebut harus mendapatkan suntik vaksin kekebalan tubuh serta pengurusan sertifikat silsilah dengan biaya sekitar Rp200 ribu per anak kucing atau berarti Rp600 ribu untuk tiga anak kucing. Sementara biaya pakan per bulan untuk anak kucing, umumnya setengah dibanding dewasa atau Rp225 ribu per bulan, selama empat bulan untuk tiga kucing berarti Rp2,7 juta.Jadi jika ditotal biaya kasar yang diperlukan mulai dari penyiapan kandang hingga anak-anak kucing siap dijual, secara relatif sekitar Rp19,6 juta. Sementara, jika diasumsikan ketiga anak kucing berkelamin betina maka harga jualnya per ekor Rp8 juta atau tiga ekor berarti Rp8 juta X 3 = Rp 24 juta.Hitungan sederhana ini menunjukkan bahwa dengan beberapa asumsi tertentu, seorang peternak kucing Maine Coon bisa kemungkinan mendapatkan keuntungan atas penjualan anakan kucing (untuk periode pasca kehamilan pertama) sebesar Rp24 juta-Rp19,6 juta=Rp4,4 juta. Setelah beristirahat dua bulan, induk kucing dapat kembali dikawinkan. Untuk penjualan anakan periode kehamilan kedua dan seterusnya, keuntungan yang diperoleh seorang breeder sudah pasti lebih besar, karena dapat menghilangkan komponen biaya pembelian kandang(Rp500 ribu) serta pembelian induk kucing(Rp8 juta).

Sumber: Antara - URL Sumber: klik di sini
URL Arsip: http://arsip.info/07_08_14_020517.html

Minggu, 05 Oktober 2008

Nemu Kitten

Pagi itu gw menemukan Kitten Black Tabby didekat pagar kantor, si Tabby (nama sementara) dari pagi sendirian saja tanpa induknya, di cariin induknya di sekitar kantor ga ada, ya udah gw tinggal kali aja nanti siang pas istirahat mungkin ada induknya. Pas jam istirahat gw memang sengaja bw kamera digital utk foto si Tabby, cuma mo sharing sama KK (Kucing Kita.com) dan jujur aja gw kasihan dan tertarik untuk adopt si Tabby, tapi... "dengan catatan tidak ada induknya", ternyata benar induknya tidak ada, aku foto si Tabby lalu aku Upload ke KK untuk minta pendapatnya dengan harapan klo nanti sore induknya ga datang gw bisa adopt dia, dan tentu saja memberikan yg terbaik utk si Tabby Sore harinya ternyata mendung membawa hujan yg cukup deras, gw langsung inget klo si si Tabby mungkin masih di Taman dan induknya ga datang, dgn cepat gw lari ke lantai dasar lalu menuju taman dengan meninggalkan sejuta pertanyaan temen sekantor gw.
"ngapain tuh anak tiba2 ngibrit ke Taman???..."
"Oooo... mungkin angkat jemuran!..." kata temen gw yg lain
Ternyata bener aja Induknya si Tabby ga datang dan dia sendirian kedinginan karena kehujanan, segera gw angkat si Tabby ke Pos dan gw lap pakai kain kering dan gw letakkan dalam kardus, dia dah mulai tenang tadi dia teriak kenceng banget, mungkin karena kedinginan. Setelah hujan reda akhirnya si Tabby gw bawa pulang dan di sambut istri dan ke 3 kucingku.

thanks banget untuk maminya_paco yang sudah ngasih tip yg bermanfaat untuk perkembangan si Tabby,
berikut tips nya :
Yang perlu diperhatikan saat mengambil kitten dari jalanan adalah:
1.byasanya kondisinya buruk, kalo bukan buruk sekali.. jadi wajib dipisah dari kucing2 d rmh, at least pisah ruangan. krn bahaya kalo penyakitnya menular. aku bbrp kali kena wabah gara2 niat nolong kucing terlantar yg bawa penyakit.
2.bersihkan kitten temuan dgn sangat seksama.. 99% pasti ada kutunya, mungkin juga jamur, belum lagi cacing dan parasit lain. kalo kondisinya kira2 buruk atau terlalu kecil, dibersihkan pake air hangat lalu dikeringkan pake kanebo. kalo cukup fit sih sebaiknya dimandikan, dengan sampo utk kutu dan jamur
3. segera kasi makan yg bnyk, jgn lupa vitamin. byasanya kalo aku pertolongan pertama utk kitten aku kasi madu, lalu susu, bisa kasi susu yg tanpa laktosa, lalu makanan basah, atau makanan kering yg dibuat bubur, ikan rebus jg blh. setelah itu kasi vitamin utk daya tahan tubuhnya. kalo kittennya masi usia menyusui, kasi aja susu pake dot atau pipet atau spet, tp saya pribadi lebih suka pake sedotan ingus bayi yg ujungnya dari karet dan kecil.
4. pastikan kitten berada di tempat yang hangat. minimal sekali dibungkus handuk. tapi kalo bisa si dikasi lampu, lampu belajar gitu jg blh.
5. stlh bbrp hari kasi obat cacing
6. kucing insya Allah mulai kuat, maka bisa dimulai dgn treatment selanjutnya seperti membersihkan kutu, mengobati jamur, dll
7.kitten sehat siap bermain bersama kucing lain

Thanks untuk Kucing kita.com & sekali lagi thanks banget untuk maminya_paco infonya
Berikut Forum di Kucing kita.com :

My Cats "Asyam & Sisuka"

Kucing yg putih namanya Sisuka, katanya sih Domestik Mix Angora. di Adopsi bareng si Asyam yang berada di sebelahnya, mereka berdua ga bakalan di steril karena rencananya Sisuka bakal jadi calon ibu kucing dari anak2nya si Asyam.
klo si Asyam warnanya banyak yang bilang aneh, unik dan cantik, sampai-sampai kucing cowok ini di kira berkelamin cewe, dan saya juga blum pernah liat warna kucing seperti ini seumur hidup saya, makanya saya langsung jatuh cinta dan menggadopsinya, tp kata kakak ipar ku pemilik pertama Asyam klo dia ada campuran kucing Siam, mungkin dari orang tuanya or kakeknya kali ya, hehehehe
tapi kemungkinan besar campuran kucing domestik or istilahnya ras javanese.
Berikut penjelasan singkat ttg Javanese

Javanese
Seperti juga siam dan balinese, javanese adalah kucing yang aktif. Mereka sangat suka mengikuti pemiliknya kemanapun ia pergi. Kucing-kucing ini memerlukan banyak perhatian dan interaksi seperti bermain dengan pemiliknya. Selain sifatnya yang selalu ingin tahu dan tidak mengenal rasa takut, kucing-kucing ini juga sangat menyukai tempat-tempat tinggi. Bila tidak disediakan tempat khusus, mereka akan menemukan sendiri tempat tersebut. Sebagian besar Javanese mempunyai karakter spesifik sesuai dengan pola warna tertentu. Warna tortie point senang "bercakap-cakap" dengan pemiliknya dan dapat menghibur anda dengan kejenakaannya. Red & Cream point sangat setia kepada pemiliknya. Lynx point campuran antara harga diri tinggi, kreatif dan menghibur.

Leluhur Kucing Rumah Ditemukan

Penelusuran terhadap leluhur kucing rumahan telah mengantarkan para peneliti pada sejenis kucing liar yang kerabat dekatnya masih berkeliaran di gurun terpencil Timur Tengah saat ini. Adapun perubahan kucing dari hewan pemangsa ganas menjadi binatang peliharaan lucu, menurut analisa genetis, diduga terjadi sekitar 10.000 tahun lalu. Itu adalah waktu ketika manusia mulai bercocok tanam. Artinya, kucing pertama yang bersahabat dengan manusia kemungkinan besar berperan sebagai pemburu tikus yang sering mengganggu biji-bijian yang disimpan manusia. "Kami rasa itulah awal mula dari sejarah alam terjadinya hubungan manusia dengan kucing," kata Stephen O’Brien, seorang ahli genetik dari National Cancer Institute di Maryland, "yang mengubah pemangsa liar dan ganas menjadi teman dan hidup berdampingan dengan manusia." Sampai sekarang para peneliti mengetahui sedikit saja tentang hubungan genetis antara berbagai jenis kucing, termasuk antara kucing liar dan kucing rumahan. Salah satu penyebabnya adalah karena kucing rumahan seringkali kawin dengan kucing liar, sehingga sulit bagi peneliti untuk membedakan antara kucing campuran rumahan dan liar dengan kucing yang benar-benar liar.

Gen kucing :
Perbedaan utama antara kucing rumahan dan kucing liar adalah perilaku mereka. Kucing rumahan hidup berkelompok dan pada umumnya tidak takut manusia. Karena analisa perilaku terhadap kelompok-kelompok kucing nyaris mustahil dilakukan, maka tim peneliti internasional menyelidiki dari sisi genetisnya. Carlos Driscoll dari National Cancer Institute dan rekan-rekannya menganalisa materi genetis dari hampir 1000 ekor kucing, termasuk kucing-kucing rumahan dan jenis subspesies kucing-kucing liar, seperti kucing liar Eropa, kucing liar Timur Dekat, kucing liar Asia Tengah, kucing liar Afrika Selatan, dan kucing gurun China. Mereka menemukan bahwa masing-masing kelompok mewakili sebuah subspesies kucing liar yang disebut Felis silvestris. Sedangkan DNA dari kucing rumahan cocok dengan DNA milik subspesies kucing liar Timur Dekat, Felis silvestris lybica, yang hidup di gurun-gurun terpencil Israel dan Arab Saudi.

Keluarga kucing :
Adapun kucing-kucing itu - baik yang rumahan maupun yang liar - berasal dari satu leluhur yang sama. leluhur yang menurunkan mereka muncul lebih awal dari dugaan semula, yakni sekitar 130.000 tahun lalu. Namun, menurut perkiraan, keturunan dari leluhur kucing tersebut mungkin mengambil dua jalan berbeda saat menyebar dari Timur Tengah. Satu kelompok melalui Mesir, sedangkan kelompok lain berjalan dari Mesopotamia ke India, lalu ke China dan kemudian sampai ke Jepang. Mengenai kapan kucing rumahan muncul dari perjalanan tersebut, Driscoll mengaku mereka tidak memiliki informasi untuk bisa menemukan perkiraan yang pasti. Untuk memecahkan teka-teki tersebut, para ilmuwan meneliti catatan sejarah dan temuan arkeologi. Sebagai contoh, lukisan di makam-makam Mesir menunjukkan bahwa sekitar 3.600 tahun lalu kucing rumahan telah hidup di Mesir. Sementara tempat pemakaman yang berisi seekor kucing dan manusia berusia sekitar 9.500 tahun lalu baru-baru ini ditemukan di Cyprus.

From kucingkita.com
http://www.kucingkita.com/modules.php?name=Sections&op=viewarticle&artid=153

Jual Kandang kucing 60x80x60

Jual Kandang kucing 60x80x60
Rp 500 ribu